Assalamu’alaikum Wr Wb – Pada hari ini senin tanggal 22 bulan november tahun 2021 pukul. 08.00 WIB s/d 15.00 WIB bertempat di Kampus MI Plus Daarul Huda yang beralamat di Jl. Dr. Husen Kartasasmita Dusun Gardu Rt 016/006 Desa Balokang Kec. Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat Republik Indonesia. Telah dilaksanakan kegiatan agenda Ujian Praktik Penilaian Akhir Semester atau Ujian Syafahi.

Ujian merupakan suatu wadah bagi lembaga pendidikan untuk mengetahui kemampuan dan perkembangan peserta didik dalam hal pengetahuan, penguasaan materi dan tingkat pemahaman materi yang sudah diajarakan di kelas. Bagi peserta didik yang baik, mereka akan mempersiapkan diri secara maksimal untuk dapat menjawab setiap pertanyaan yang diberikan.

Ujian merupakan salah satu agenda terbesar di MI Plus Daarul Huda. Maka, pelaksanaannya pun terorganisasi dengan baik melalui panitia ujian yang ditentukan oleh Bidang Kesiswaan. Selain itu, ujian di MI Plus Daarul Huda tidak hanya meliputi aspek akademis, akan tetapi juga mencakup aspek mental. Sehingga, ujian yang ada di Madrasah ini menuntut seluruh siswa/i untuk bersungguh-sungguh dan jujur.

Ujian yang dilaksanakan MI Plus Daarul Huda bertujuan mendidik siswa/i nya untuk mencintai ilmu pengetahuan. belajar itu bukanlah untuk sekedar mengikuti ujian, namun ujian merupakan sarana untuk belajar. Maka, siswa/i MI Plus Daarul Huda mengenal istilah ‘ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian’.

MI Plus Daarul Huda dalam mengembangkan dan upaya mengetahui daya serap peserta didik di bidang ilmu pengetahuan, menyelenggarakan ujian yang menggunakan dua sistem yaitu syafahi (ujian lisan) dan tahriri (ujian tulis) dengan demikian siswa/i benar-benar mempersaipkan diri untuk mengikuti ujian lisan dan ujian tulis.

Ujian Lisan (syafahi) merupakan ujian yang memiliki peran penting dalam untuk mengukur kemampuan para siswa/i. Dewan Guru dengan mudah dapat melihat langsung sejauh mana siswa/i sudah menguasai pelajaran yang sudah dipelajari selama satu semester dan sejauh mana kesiapan siswa/i tersebut menghadapi ujian tulis (tahriri) nantinya. Dalam ujian ini memang tidak semua pelajaran diujikan, pelajaran yang bersifat pengembangan bahasa dan masalah fiqih yang terbagi menjadi Bahasa Arab dan Fiqih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Leave a Comment