Banjar, 19 Mei 2025 MI Plus Daarul Huda mulai menyelenggarakan rangkaian ujian akhir tahun ajaran 2024/2025 hari ini, Senin (19/5), yang diawali dengan pelaksanaan Ikhtibar TTQ (Tahsin Tahfizh Qur’an). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya evaluasi akhir bagi seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Rangkaian ujian terdiri dari tiga jenis kegiatan utama, yaitu: Ikhtibar TTQ (Tahsin Tahfizh Qur’an): 19 – 21 Mei 2025, dan Ujian Syafahi/Praktik: 22 – 28 Mei 2025

Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT): 02 – 10 Juni 2025

Pada pelaksanaan hari pertama, siswa mengikuti ujian tahsin tilawah, dilanjutkan dengan tahfizh hafalan dan hukum tajwid pada hari-hari berikutnya. Evaluasi TTQ ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana siswa memahami dan mengamalkan kemampuan dasar keislaman, khususnya dalam membaca, menghafal, dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an serta kaidah tajwid.

Salah satu keunikan dari rangkaian ujian ini adalah adanya ujian syafahi atau ujian lisan dan praktik, yang tidak hanya menilai aspek kognitif siswa, tetapi juga aspek sikap, keterampilan, dan mentalitas. Kepala Madrasah, Ustazah Erma Rahmawati, S.Pd.I menyampaikan bahwa ujian syafahi memiliki nilai yang penting.

“Ujian syafahi melatih anak-anak untuk tampil percaya diri, berpikir cepat, dan menyampaikan apa yang mereka pelajari secara langsung di hadapan penguji. Ini bukan hanya sekadar ujian, tetapi bagian dari pembentukan karakter dan mental,” ujarnya.

Dalam ujian praktik, siswa juga diuji melalui berbagai bidang mata pelajaran, mulai dari praktik ibadah, bahasa, olahraga, hingga keterampilan komputer dan seni. Sementara pada ASAT, siswa akan mengerjakan asesmen tulis dari seluruh mata pelajaran inti.

Rangkaian ujian ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan di MI Plus Daarul Huda, yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga spiritual, sikap, dan karakter. Diharapkan, para siswa dapat menjalani seluruh proses ini dengan semangat, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Leave a Comment